Glydies, kapan terakhir kali mengenakan baju-baju terbuka seperti crop top dan hot pants? Sebulan yang lalu, 3 bulan yang lalu, atau bertahun-tahun? Ya, Glydies, kamu nggak sendiri. Berdasarkan data Omnibus Nielsen pada tahun 2000 yang diuji pada 15 responden usia 15+ dari semua gender dan SES di 6 kota, ada 1 dari 2 wanita Indonesia mengalami stretch mark.

Dan berdasarkan situs www.nhsdirect.wales.nhs.uk, bahwa 9 dari 10 wanita mengalami stretch mark pada masa kehamilan. Porsi stretch mark antara wanita sebesar 70% pada wanita dan 40% pada pria mengalami pembentukan stretch mark.

Tapi apakah Glydies tahu apa itu stretch mark? Beberapa masyarakat Indonesia masih menganggap stretch mark sama dengan selulit. Nyatanya, stretch mark sangat berbeda dengan selulit. Stretch mark disebabkan oleh peregangan kulit secara berlebihan dalam periode yang lama dan atau perubahan hormon, berupa garis-garis atau guratan di kulit. Kemunculan stretch mark dipengaruhi kualitas dan kekuatan kulit. Stretch mark bisa terjadi pada siapa saja yang mengalami peregangan kulit dan atau perubahan hormon.

TAMPILAN PADA KULIT:
Garis-garis atau guratan berwarna coklat atau kemerahan jika masih dibawah 1-2 tahun, berwarna putih atau keperakan jika lebih.

Faktor apa yang mempengaruhi kemunculan stretch mark?

Kemunculan stretch mark dipengaruhi kualitas dan kekuatan kulit, yang juga dipengaruhi oleh faktor-faktor kesehatan secara umum, nutrisi, hidrasi, keturunan, kondisi lingkungan, makanan dan minuman yang dikonsumsi. Gaya hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol dapat mempengaruhi kesehatan kulit yang mengurangi efektifitas perawatan.

Siapa saja berpotensi memilki stretch mark?

Stretch mark bisa terjadi pada siapa saja yang mengalami peregangan kulit dan atau perubahan hormon pada masa kehamilan, masa puber atau pun saat terjadi perubahan berat badan yang fluktuatif. Selain itu sejumlah kondisi medis tertentu seperti depresi, stress dll, juga dapat menyebabkan munculnya stretch mark.

Dapatkah stretch mark dihindari?

Stretch mark adalah bagian normal dari pertumbuhan dan penuaan. Pola hidup sehat akan membantu memelihara elastisitas kulit, sehingga mengurangi kemungkinan bertambahnya stretch mark pada tubuh.

Apa perawatan paling tepat untuk stretch mark?

Mayoritas masalah wanita adalah frustasi dan akhirnya pasrah membiarkan stretch mark-nya atau jatuh pada solusi perawatan yang salah. Mulailah rawat stretch mark-mu sekarang juga dengan Glyderm, krim perawatan khusus stretch mark dengan formulasi khusus Tri-Derm Actives yang telah terbukti secara dematologi klinis membantu memelihara elastisitas kulit dan mengurangi tampilan stretch mark. Glyderm Stretch Mark Cream dengan formula terbaru perawatan stretch mark sudah teruji secara dermatologi klinis dan terbukti pada pasien Indonesia, wanita usia 18-30 tahun, efektif meningkatkan elastisitas kulit dan mengurangi tampilan stretch mark hingga 54% dan garis stretch mark memendek hingga 71% dalam pemakaian selama minimal 8 minggu.